[Story #1-6] Kisah-Kisah Bunga: Edelle

Gunung Lawu, 2001 – Senja

Kabut tebal menyelimuti punggungan gunung seperti selimut kapas yang basah. Edelle menginjak batu licin, nyaris tersandung saat suara kerikil berjatuhan menggema di tebing sebelah. Butiran kecil bebatuan meluncur ke jurang, menghilang dalam kegelapan yang dalam. Suhu enam derajat Celsius membuat setiap hela nafasnya mengeluarkan kabut putih pendek.

"Hey! Itu jalur longsor—!" teriaknya, tapi suaranya tenggelam dalam deru angin yang menderu di antara celah-celah bebatuan.

Dari balik tirai kabut yang bergulung-gulung, siluet seorang lelaki asing muncul perlahan. Jaket oranye menyala miliknya sudah compang-camping, sobekan di bagian lengan memperlihatkan kulit yang tergores batu. Tangan kanannya mencengkeram tebing dengan kuku yang penuh tanah, sementara tangan kirinya—

"Astaga, kamu metik Edelweiss?!" Edelle menjatuhkan tas carrier-nya dengan keras, suaranya memecah kesunyian pegunungan.


[Movie] Your Lie in April: Live Action

Tahu anime Shigatsu wa Kimi no Uso (Your Lie in April) yang rilis pas Fall season 2014 lalu? Anime 22 episode ini sukses menjadi salah satu anime emosional yang begitu dicintai para penggemar anime. Sampai akhirnya pada 2016 kemarin, dibuatlah versi live actionnya dengan cast utama Yamazaki Kento sebagai Arima Kousei, dan Hirose Suzu sebagai Miyazono Kaori.

Sebagaimana banyak orang yang membanding-bandingkan versi live action suatu film dibandingkan dengan versi anime dan juga manga-nya, gue rasa ada sedikit hal yang ingin gue sampaikan setelah gue--baru sempat--menonton versi live action dari Your Lie in April ini.

Beberapa dari review yang kemarin gue baca, sebagian bilang kalo akting-nya Hirose Suzu sebagai Kaori ini dianggap lebay dan dibuat-buat. Ngga cocok kalo dibandingkan dengan Kaori yang di versi anime. Bla bla bla. Bla bla bla.

[Story #1-5] Kisah-Kisah Bunga: Freesia

Part 1

"Masa muda, masa yang berapi-api.."

Begitulah petikan sebuah lagu yang sangat populer di negeri kita. Lagu milik sang Raja Dangdut negeri ini. Siapa yang tak kenal dengan Bang Haji Rhoma Irama?

Gue jujur saja tidak mengenal beliau. Bahkan bertemu dengan beliau pun sekali saja belum pernah. Tapi cukuplah kalo gue bilang gue mengenalnya dengan baik. Tak sedikit lagu-lagunya yang gue tahu, meskipun kalau disuruh menyanyi keseluruhan liriknya sebenarnya ngga hafal juga. Tapi biarlah.

Kabar akan ada konser dangdut di alun-alun kota membuat warga sumringah. Apalagi isunya, akan ada Bang Haji Rhoma Irama. Meskipun pada kenyataannya, isu itu hanyalah isapan jempol belaka. Konser dangdut yang dimaksudkan tadi rupanya adalah konser dangdut biasa, dengan artis wanita penyanyi lokal yang bersuara pas-pasan dan sengaja berpakaian minim demi menarik minat pengunjung. Sepertinya konser ini diadakan untuk promosi salah satu produk parfum. Bukan merk yang sudah menasional ataupun mendunia, tapi parfum yang sepertinya produk baru buatan lokal. Selain itu, ada juga sponsor dari salah satu merk rokok terkenal di tanah air.